Ini Tandanya Anda Terjebak Cinta Sepihak - Male Indonesia
Ini Tandanya Anda Terjebak Cinta Sepihak
MALE ID | Relationships

Orang cenderung mengakhiri hubungan dengan pasangan yang egois. Psikolog memperingatkan, hubungan sepihak berdampak besar pada kesehatan emosional dan fisik seseorang dikarenakan stres dan kecemasan yang terus-menerus.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Hubungan yang sehat adalah ketika cinta berjalan dua arah. Namun jika seseorang hanya mencintai secara sepihak, sementara pasangannya bersikap datar, maka ini menjadi peringatan untuk menghentikan semuanya.

Berikut ini beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa Anda terjebak dalam cinta sepihak karena pasangan Anda tidak menanamkan cintanya seperti yang Anda investasikan untuknya, dilansir dari brightside.

Dia Kurang Merespons 

Jika Anda tidak mengirim SMS atau menelepon pasangan dalam beberapa hari, dia pun tidak berupaya untuk menghubungi Anda. Dia menganggap itu bukan sesuatu yang penting.

Ketika Anda selalu merayunya, Anda mendapatkan respons yang kering darinya. Semestinya Anda pun layak dirayu oleh pasangan Anda. Mengapa saat Anda ingin memegang erat tangannya namun malah membuat Anda cemas? Jadi jangan lupakan nilai-nilai diri Anda.

Tak Kenal Karakter Aslinya

Pasangan Anda tidak pernah terbuka tentang masa lalu atau tidak meminta nasihat dari Anda ketika dia menghadapi hari-hari sulit. Percakapan yang dia lakukan dengan Anda hanya masalah permukaan saja, seperti percakapan dengan kenalan biasa.

Dia menutup diri tentang pribadinya. Jadi, apakah Anda bisa menjalani hidup bersama dirinya jika Anda tidak mengetahui karakter aslinya?

Takut Jadi Diri Sendiri

Apakah Anda sering merasa tidak bisa berbagi masalah dengan pasangan? Hal yang menyenangkan suasana hati Anda bukan menjadi hal menarik bagi pasangan untuk Anda ceritakan. Dia akan langsung kesal mendengarnya dan meminta Anda untuk menutup cerita itu.

Ingat, jika dia tidak mau mendengarkan sesuatu yang menyenangkan Anda, maka dia juga tidak akan suka menerima kondisi terburuk Anda. Akibatnya, Anda akan takut menjadi diri sendiri di hadapannya. Anda jadi takut mengatakan sesuatu yang dia anggap salah atau membuat dia kesal.

Memprioritaskan Kebutuhannya

Saat Anda bersama, Anda hanya melakukan apa yang dia inginkan. Dia yang memilih film, restoran, dan tidak peduli dengan kesukaan Anda. Seiring waktu, Anda mulai mengadopsi kepribadian pasangan sehingga Anda menganggap apa pun yang ingin dia lakukan adalah baik bagi Anda.

Semestinya tidak demikian. Jika pasangan benar-benar mencintai Anda, maka dia pun harusnya mendukung hobi Anda dan juga melakukan hal-hal yang Anda sukai.

Sering Menguras Emosional

Ketika Anda berusaha membuat pasangan Anda terhibur, tubuh Anda benar-benar melelahkan dibuatnya. Setelah Anda memberinya begitu banyak kesenangan namun dia tidak membalasnya dengan hal sekecil apa pun. Tidak heran jika akibatnya Anda emosional dan stres.  

Atau meski Anda tidak berharap imbalan apapun, setidaknya dia bisa memberikan waktunya sekitar 5-10 menit untuk membuat Anda merasa istimewa. Namun hal itu tidak dilakukannya. Ini juga pertanda bahwa cinta Anda hanya sepihak.

Anda tahu bahwa di lubuk hati Anda merasa bahwa hubungan ini tidak tepat untuk Anda. Tetapi Anda tidak ingin putus dengannya karena Anda telah memberi dia begitu banyak waktu dan tenaga.

Namun pikirkanlah, semakin lama hubungan itu berlangsung, Anda semakin kehilangan diri sendiri. Jangan anggap waktu dan tenaga yang telah Anda lalui bersamanya hanya terbuang percuma. Anggap ini sebagai pembelajaran. Agar Anda semakin tahu nilai-nilai diri Anda dan menemukan pasangan tepat yang membuat Anda bahagia di masa depan.

SHARE