Teknik Agar Berlari Lebih Jauh dan Lebih Cepat - Male Indonesia
Teknik Agar Berlari Lebih Jauh dan Lebih Cepat
MALE ID | Sport & Hobby

Lloyd “Bud” Winter menempati peringkat sebagai salah satu pelatih lari terhebat sepanjang masa. Selama tiga dekade karirnya di San Jose State College (sekarang Universitas), tim lari dan lintas negaranya memenangkan beberapa kejuaraan nasional.

Photo by RUN 4 FFWPU from Pexels

Selama kariernya juga, Winter menghasilkan 102 All-American (27 yang melanjutkan ke menjadi Olympian). Atletnya mencetak 37 rekor dunia. Sebagai hasil dari kesuksesannya, track stadium SJSC dikenal sebagai "Speed ??City".

Winter mempelopori pembuatan protokol yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan mental dan fisik dengan mengendurkan setiap bagian tubuh mereka, dari jari kaki hingga otot di sekitar mata mereka. 

Latihan ini awalnya dirancang untuk membantu pilot dalam pelatihan tetap tenang dan sejuk di kokpit, dan juga untuk tertidur dengan cepat di jam-jam istirahat mereka, sehingga mereka bisa beristirahat dengan lebih baik dan tidak terlalu lelah.

Atas kesuksesannaya itu, Winter kemudian mengembangkan tekniknya untuk menciptakan atlet kelas dunia. Khususnya untuk pelari jarak jauh. Mengutip laman Art of Man Liness, ia membagikan teknik agar berlari lebih jauh dan lebih cepat.

Winter berpikir bahwa merelaksasikan rahang dan tangan Anda “cenderung membuat seluruh tubuh Anda rileks”. Merilekskan rahang adalah salah satu kunci untuk merilekskan seluruh tubuh. Jika rahang Anda rileks, kemungkinan besar seluruh tubuh bagian atas Anda rileks.

Winter terus-menerus mengingatkan pelari untuk membiarkan rahang mereka santai, membiarkan seluruh mulut mereka, bahkan bibir dan lidah mereka, rileks, dan melakukan "tampilan brook trout". Dan dia akan meminta mereka untuk membiarkan tangan mereka lemas.

"Alasannya, tubuh Anda beroperasi lebih efisien dan Anda menggunakan lebih sedikit otot daripada sebelumnya untuk melakukan tugas yang sama. Anda benar-benar mendapatkan lebih banyak jarak tempuh dengan jumlah tenaga yang sama," kata Winter.

Alasan lainnya mengapa perlu mengendorkan rahang dan tangan Anda adalah, jika Anda mengepalkan tangan dan rahang, pikiran Anda mendapat pesan bahwa Anda menganggap lari Anda sangat sulit, dan dengan demikian menurunkan kecepatan dan stamina yang tersedia. 

Sebaliknya, ketika Anda merilekskan tubuh Anda, pikiran Anda mengira Anda tidak bekerja terlalu keras, dan tidak memicu throttle pada kekuatan Anda. Jadi, apabila Anda sedang dalam melakukan olahraga lari, rilekskan wajah Anda. Longgarkan rahang Anda dan tangan Anda.

SHARE