Ciri-Ciri Emosional Pasangan Anda tidak Stabil - Male Indonesia
Ciri-Ciri Emosional Pasangan Anda tidak Stabil
MALE ID | Relationships

Ketika Anda jatuh cinta, Anda berpikir bahwa pasangan Anda dan hubungan Anda sempurna. Gagasan bahwa salah satu dari Anda bisa jadi tidak stabil secara emosional adalah hal terjauh dari pikiran Anda. 

Photo by Jonathan Borba on Unsplash

Jatuh cinta memang memiliki efek yang menyebabkan otak Anda melepaskan semua jenis bahan kimia perasaan senang. Faktanya, ketika dipindai, otak seseorang yang sedang jatuh cinta terlihat sangat mirip dengan otak seseorang yang menggunakan kokain. Jadi, Anda benar-benar merasa "senang" saat sedang jatuh cinta.

Namun, seiring berjalannya waktu, otak Anda akhirnya berhenti menciptakan banyak bahan kimia yang membuat Anda merasa nyaman, dan Anda perlahan-lahan mulai kembali normal. Terkadang pula pada fase cinta ini, ada saja hal tak terduga seperti pasangan Anda ternyata memiliki emosional yang tidak stabil.

Nah, maka dari itu, agar hubungan Anda tetap pada jalurnya dan Anda tetap memiliki perasaan senang, mengutip laman Lifehack, ada baiknya mengenali gejala individu yang tidak stabil secara emosional.

Tiba-tiba Marah Karena Hal Kecil
Setiap orang terkadang marah. Itu adalah kejadian normal dan alami bagi setiap manusia. Mengekspresikan kemarahan sebenarnya adalah kunci hubungan yang sehat. Jadi, jika pasangan Anda tampaknya memiliki luapan amarah tanpa alasan yang jelas (atau karena hal-hal kecil), berarti ia memiliki emosional yang tak stabil.

Terlalu Dramatis
Semua orang mengalami hal-hal yang tidak disukai dalam hidup. Tetapi banyak orang hanya menghadapinya, mencoba mengubah banyak hal, dan melanjutkan hidup mereka. Orang yang tidak stabil, bagaimanapun, akan mengubah hidup mereka menjadi drama tanpa akhir ketika mereka tidak membutuhkannya.

Gaslighting
Gaslighting secara psikologis adalah memanipulasi orang lain untuk mempertanyakan kewarasan mereka sendiri. Misalnya, jika mereka mengatakan akan melakukan sesuatu, mereka akan menyangkal pernah mengatakannya saat Anda mengungkitnya. Kemudian, Anda bertanya-tanya apakah mereka benar-benar mengatakannya atau hanya membayangkannya saja.

Perubahan Suasana Hati
Suasana hati orang berubah itu normal. Tidak ada yang bisa bahagia 100% setiap saat. Namun untuk sebagian besar, perubahan mood relatif kecil. Biasanya tergantung pada sesuatu di luar dirinya. Tetapi orang yang tidak stabil dapat mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem tanpa alasan yang jelas.

Kemarahan yang Tidak Pantas
Saat kebanyakan orang marah, biasanya pada seseorang yang dekat dengannya. Itu masuk akal, karena mereka adalah orang-orang yang paling sering bersama menghabiskan waktu. Tetapi jika pasangan Anda sering berteriak ke pelayan di restoran atau orang lain secara sembarangan, itu tidak sehat.

Kurangnya Empati
Empati adalah kemampuan untuk merasakan apa yang orang lain rasakan dan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang mereka, bukan hanya sudut pandang Anda. Orang yang tidak stabil secara emosional umumnya tidak dapat melakukan ini. Mereka hanya melihat dari sisi situasi mereka sendiri.

Ketidakmampuan untuk Mengakui Saat Mereka Salah
Orang yang tidak stabil secara emosional tidak bisa mengakui ketika mereka salah. Faktanya, mengakui bahwa mereka salah adalah ancaman bagi kesejahteraan psikologis mereka. Ini mengguncang inti diri dan identitas diri mereka. Jadi, mereka tidak akan pernah mengakui "kekalahan", bahkan jika mereka diam-diam tahu bahwa mereka salah.

Sense of Entitlement
Mereka pikir mereka pantas mendapatkan segalanya, dan tidak ada yang perlu diperoleh. Misalnya, mereka menuntut Anda melakukan sesuatu untuk mereka karena menurut mereka itu hak mereka untuk melakukannya.

Berurusan Dengan Masalah Secara Irasional
Cara terbaik untuk mengatasi masalah dalam hubungan adalah dengan memiliki kedua orang di tim yang sama, dan agar mereka menemukan solusi bersama. Namun, orang yang tidak stabil secara emosional tidak dapat melakukan ini karena mereka hanya melihat sesuatu secara emosional, bukan secara logis.

Menyalahkan Orang Lain
Orang yang tidak stabil tidak pernah bercermin dan mengambil tanggung jawab pribadi atas tindakan mereka. Sebaliknya, mereka selalu menuding orang lain dan menyalahkan atas segala hal yang salah dalam hidup mereka.

SHARE