Senam Otak Pagi Hari Untuk Jernihkan Pikiran - Male Indonesia
Senam Otak Pagi Hari Untuk Jernihkan Pikiran
MALE ID | Sex & Health

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Banyak orang masih work from home (WFH) dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya. Namun bukan perkara mudah membiasakan diri dengan hal itu.

Male IndonesiaPhoto:pexels.com

Tekanan tersebut bisa melelahkan secara mental, bahkan mungkin perlahan stres melanda. Akibatnya dapat merusak konsentrasi Anda, juga berpotensi merusak hubungan profesional dan pribadi Anda.

Karena itu, senam otak sebelum Anda memulai pekerjaan, diperlukan untuk membantu Anda menjalani hari-hari di saat pandemi ini. “Menaktifkan area otak sebelum mulai bekerja satu hari penuh dapat membawa kita pada jalur peningkatan kelincahan dan fleksibilitas dalam pemikiran, dan memungkinkan kita untuk berkomunikasi lebih tenang dan efektif dengan kolega kita,” kata Dr Jennifer Wolkin, seorang ahli saraf klinis.

Beberapa cara latihan otak berikut ini ke dalam rutinitas pagi Anda, dilansir dari rdasia, diharapkan bisa menjernihkan pikiran Anda menjadi lebih cerdas dan efisien sebelum memulai aktivitas keseharian.

Bacaan Bermanfaat

Anda perlu meluangkan sedikit waktu untuk hal-hal sederhana yang membuat rileks dan merangsang pikiran. Membaca adalah salah satunya, baik itu buku yang bermanfaat, surat kabar, atau artikel online.

Menurut ahli bedah saraf Dr Jason Liauw, menyimak isi buku yang bagus atau koran pagi bukan hanya cara menenangkan untuk memulai hari Anda, tetapi juga bisa memperkaya otak dengan informasi baru, serta membantu Anda mengubah orientasi prioritas, dan membawa Anda sejenak keluar dari kesibukan sehari-hari sebelum memulainya lagi hari ini.

Membaca, kata Liauw, juga bisa menggeser bingkai pikiran Anda. Sehingga ketika Anda memasuki tengah hari, Anda mungkin dapat melihat rutinitas dan tugas melalui lensa berbeda.

Berlatih Meditasi

“Penelitian menemukan bahwa amigdala (sekelompok saraf), yang dikenal sebagai pusat 'pertarungan atau pelarian' otak dan tempat emosi ketakutan dan kecemasan kita, berkurang dalam volume sel otak setelah latihan kesadaran (meditasi),” kata Dr Jennifer Wolkin.

Menurutnya, pengaruh perhatian yang diberikan pada otak kita lahir dari rutinitas seperti perhitungan yang lambat, stabil dan konsisten atas realitas kita. Serta kemampuan untuk menjadi lebih sadar, lebih menerima, kurang menghakimi dan kurang reaktif.

Dengan meditasi, menurut psikiater dan pakar otak, Dr Daniel Amen, akan berpengaruh pada kemampuan kita untuk mengingat informasi lebih cepat. Hal ini juga memungkinkan memori kerja pada otak untuk mencari dan menemukan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan efisien.

Dengarkan Musik Klasik

Suara musik klasik yang lembut dan damai seperti karya Mozart dan Beethoven telah lama disebut-sebut bermanfaat bagi otak dan produktivitas secara umum.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa mendengarkan musik klasik sambil berpakaian di pagi hari atau berolahraga akan mendorong sirkuit saraf untuk secara signifikan meningkatkan kefasihan verbal, fungsi kognitif, dan konsentrasi," kata Dian Griesel, pengusaha dan bisnis dan juru bicara kesehatan.

Membuat Daftar Rasa Syukur

Saat Anda mengarahkan perhatian pada hal-hal dalam hidup yang Anda syukuri, otak Anda akan benar-benar bekerja lebih baik. “Studi pencitraan otak menunjukkan bahwa pola pikir negatif mengubah otak dengan cara yang negatif. Tetapi sebaliknya, mempraktikkan rasa syukur secara harfiah membantu otak Anda mensyukuri hal-hal yang Anda lakukan,” kata Dr Daniel Amen.

Dia menganjurkan agar setiap hari Anda menuliskan beberapa hal yang Anda syukuri. Misalnya, pekerjaan Anda, pasangan Anda, melakukan hobi atau olah raga yang Anda sukai.

SHARE