Mengenal Asal Usul Bendera Bajak Laut Jolly Roger - Male Indonesia
Mengenal Asal Usul Bendera Bajak Laut Jolly Roger
MALE ID | Story

Ada banyak objek yang digunakan sebagai simbol praktik bajak laut, seperti berjalan di papan, kaki kayu, penutup mata, kait untuk tangan, dan anting-anting lingkaran emas. Namun, simbol pembajakan yang paling dikenal selama bertahun-tahun adalah bendera hitam dengan desain tengkorak dan tulang bersilang, yakni Jolly Roger

Photo: pxfuel.com

Sebagai simbol, Jolly Roger diterbangkan dengan kapal bajak laut untuk menyampaikan pesan kepada target mereka. Itu dimaksudkan untuk menanamkan rasa takut dan untuk menunjukkan bahwa mereka yang ada di dalamnya sangat kuat.

Melansir laman Ancient Origins, penggunaan bendera bajak laut pada umumnya meniru penggunaan bendera pada kapal lain. Sepanjang sejarah maritim, sebuah kapal akan menampilkan bendera tertentu untuk menyampaikan pesan, terutama untuk menunjukkan di mana kesetiaan sebuah kapal diletakkan. Misalnya, kapal pribadi akan mengibarkan bendera yang berbeda dari kapal angkatan laut.

Pada tingkat yang sama, kapal bajak laut akan mengibarkan bendera tertentu untuk mengkomunikasikan pesan, atau bahkan untuk mengelabui kapal di dekatnya agar percaya bahwa kapal bajak laut itu adalah sekutu dan memberi kapal bajak laut keuntungan dalam serangan berikutnya.

Secara historis, kapal bajak laut yang menyerang akan mengibarkan bendera hitam pekat. Ini akan menunjukkan bahwa, selama tidak ada yang menahan serangan para perompak, semua akan diberikan seperempat. Namun, setelah perlawanan, bendera akan diubah menjadi bendera merah solid yang menunjukkan bahwa tidak ada belas kasihan yang akan ditunjukkan.

Tujuan dari bendera tersebut adalah untuk menanamkan rasa takut pada mereka yang diserang, memberi kekuatan lebih besar pada bajak laut. Bendera merah atau hitam solid pada awalnya disebut sebagai Jolly Roger, sebelum nama itu dikaitkan dengan tengkorak dan tulang bersilang.

Mengapa Disebut Jolly Roger?
Masih menjadi perdebatan mengapa bendera bajak laut disebut Jolly Roger, dengan ketidakpastian dari mana asal ungkapan itu. Pada 1724, Charles Johnson menerbitkan sebuah buku berjudul "A General History of the Pyrates." Di sinilah frasa "Jolly Roger" dikatakan berasal, karena Johnson mengutip bukan hanya satu, tetapi dua perompak yang menyebut bendera mereka Jolly Roger: Bartholomew Roberts pada Juni 1721 dan Francis Spriggs pada Juli 1723.

Yang lain percaya bahwa kata Jolly Roger berasal dari bahasa Prancis "jolie rouge", yang berarti "sangat merah". Dalam buku "Pirates & the Lost Templar Fleet" David Hatcher Childress memberikan kemungkinan asal lain untuk frase Jolly Roger. Dalam buku ini, Childress menunjukkan bahwa Jolly Roger sebenarnya dinamai Raja Roger II dari Sisilia, seorang Templar yang diyakini sebagai orang pertama yang mengibarkan bendera.

Saat ini, Jolly Roger, sebuah bendera hitam dengan tengkorak dan tulang bersilang, dianggap sebagai desain standar untuk sebuah bendera bajak laut. Namun, ini bukanlah desain asli Jolly Roger, yang telah mengambil banyak pengaturan berbeda selama bertahun-tahun.

Dalam “A General History of the Pyrates” karya Charles Johnson, dua perompak mengibarkan bendera yang mereka sebut Jolly Roger, tetapi tidak satu pun dari Jolly Rogers yang menampilkan desain tengkorak dan tulang bersilang. Dari sini dapat memastikan bahwa Jolly Roger tidak dimaksudkan sebagai penggambaran desain tertentu melainkan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan bendera bajak laut.

Selama beberapa tahuh, desain bendera bajak laut sebenarnya memiliki banyak variasi, mulai dari hitam atau merah solid, hingga desain hitam dan merah yang bervariasi, termasuk gambar kerangka, senjata, darah, dan hati.

Mengapa Harus Tengkorak dan Tulang Bersilang?
Saat ini, Jolly Roger, khususnya desain tengkorak dan tulang bersilang, dianggap oleh banyak orang sebagai contoh yang luar biasa dari branding hybrid kolektif. Simbol tidak diadopsi dan digunakan oleh satu entitas untuk mewakili peran atau status mereka. Sebaliknya, itu menjadi simbol universal yang masih memunculkan citra bajak laut berabad-abad kemudian.

Beberapa sumber mengaitkan desain tengkorak dan tulang bersilang dengan legenda Templar. Dongeng bajak laut, lama dan baru, terus diceritakan, dari kronik bajak laut sungguhan seperti Blackbeard dan Ching Shih, hingga kisah klasik seperti Kapten Hook "Peter Pan", dan tokoh bajak laut masa kini dalam budaya populer dari "Pirates of the Caribbean" Disney ".

Melalui simbolisasi seperti Jolly Roger, masing-masing cerita ini menggambarkan bajak laut yang sangat berbeda dengan cerita yang sangat berbeda, namun mereka semua memunculkan gambaran bajak laut klasik, penjarah barang jarahan, mengonsumsi rum dalam jumlah besar, ahli berlayar, dan penguasa atas laut.

SHARE