Tinggi Lemak, Makanan Ini Baik untuk Kesehatan - Male Indonesia
Tinggi Lemak, Makanan Ini Baik untuk Kesehatan
MALE ID | Sex & Health

Bila ditinjau dari segi kesehatan, makanan tinggi lemak tentu dianggap sangat berbahaya oleh sebagian besar orang dan wajib dihindari. Contoh makanan yang punya kandungan lemak tinggi alias lemak jenuh antara lain daging merah, kulit ayam, aneka produk susu, telur dan masih banyak lagi.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Sebagaimana telah diketahui bersama, konsumsi lemak sangat penting dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, lemak menjadi sumber energi utama di luar karbohidrat dan protein. Walau ada kalanya kita kurang mengontrol lemak sehingga tubuh pun bermasalah.

Pertanyaannya, apakah seluruh makanan tinggi lemak benar-benar tergolong berbahaya? Belum tentu, MALEnials. Tidak selamanya lemak tinggi membawa dampak buruk terhadap kesehatan tubuh.

Bahkan sewaktu mengonsumsi makanan berlemak yang sehat, berbagai manfaat bisa Anda peroleh. Jika sudah begitu penasaran terkait apa saja makanan tinggi lemak yang dimaksud, simak uraian kami untuk Anda di bawah ini.

Alpukat
Sebanyak 77% kalori pada buah alpukat berasal dari lemak. Untungnya, lemak yang terkandung merupakan lemak tak jenuh sehingga bagus dalam menjaga kesehatan jantung. Salah satu lembaga kesehatan di Amerika menyebutkan, kandungan lemak tak jenuh tunggal di alpukat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat asalkan dikonsumsi secara wajar.

 
 

Ikan
Ikan tergolong sebagai makanan berlemak yang baik bagi kesehatan tubuh (menurunkan risiko stroke, serangan jantung, alzheimer) dan membuat otak bekerja optimal. Ini disebabkan asam lemak omega 3 tinggi pada ikan. Tapi, konsumsi ikan tanpa kandungan merkuri tinggi. Misalnya sarden, salmon, tongkol, tuna dan kakap.

Minyak Zaitun Murni
Makanan tinggi lemak selanjutnya yaitu minyak zaitun murni. Kandungan lemak yang terdapat di dalamnya berupa minyak tak jenuh tunggal. Kadar konsumsi minyak zaitun murni secara tepat akan menurunkan risiko penyakit jantung serta mencegah plak pembuluh darah akibat kolesterol jahat.

Kacang
Kacang kaya akan kandungan lemak, vitamin E, magnesium, serat dan protein nabati. Jenis lemaknya pun cukup sehat. Semisal kacang kenari dengan kandungan asam lemak omega 6 atau disebut juga asam linoleat, yang baik untuk kesehatan jantung. Beberapa penelitian menyebutkan, kebiasaan mengonsumsi kacang berisiko rendah menderita obesitas, penyakit jantung dan diabetes tipe-2. Pilihlah produk kacang yang diolah tanpa garam, gula maupun minyak tambahan.

Dark chocolate
Cokelat hitam mengandung lemak, serat dan berbagai mineral. Seperti zat besi, magnesium, mangan dan tembaga. Menurut penelitian, konsumsi cokelat hitam lima kali dalam seminggu menurunkan risiko penyakit jantung. Di samping itu juga meningkatkan fungsi otak dan melindungi kulit dari sinar matahari. Meski demikian, pastikan supaya cokelat hitam yang Anda konsumsi tidak mengandung banyak campuran.

SHARE