Hal Sepele yang Justru Bikin 3 Pejabat Ini Mundur - Male Indonesia
Hal Sepele yang Justru Bikin 3 Pejabat Ini Mundur
MALE ID | Story

Ketika duduk sebagai pejabat, tentu bukan hal yang mudah untuk mencapainya. Sehingga tak jarang seseorang tak ingin kehilangan posisi tersebut. Ditambah lagi fasilitas mewah sudah tersedia. 

Terlepas dari segala kemewahan yang didapat, banyak tanggung jawab yang menanti mereka. Sehingga tak sedikit pejabat kehilangan kariernya karena beberapa perkara besar dan merugikan banyak pihak. Korupsi milahnya. 

Akan tetapi, mengutip dari berbagai sumber justru ada beberapa pejabat yang justru mengundurkan diri bukan karena perkara besar.

Mundur Bantu Mantan Pacar Urus Visa

Photo: JMiall/Wikipedia

Mengutip dari BBC, Menteri Dalam Negeri Inggris, David Blunkett harus menelan pil pahit, karena ia terbukti menyalahgunakan jabatannya demi mantan pacarnya yang bernama Kimberly Quinn.

Blunkett merupakan politikus populer dari Partai Buruh yang kerap memiliki kebijakan cukup progresif, sehingga ia dianggap sebagai salah satu calon Perdana Menteri di masa depan.

Karirnya harus ambyar, karena semua bermula saat Quinn menemui kesulitan dalam melepas sang asisten asal Filipina bernama Leoncia Casalme dalam mengurus Visa. Karena masa kerjanya telah selesai, pengasuh bayi tersebut terancam didepak dari Inggris.

Untuk memuluskan usahanya dalam mengurus Visa, lantas Quinn meminta bantuan kepada Blunkett. Nasib sial, tindakan nepotisme ini terendus dan diungkap oleh media papan atas Inggris, seperti Daily Telegraph, News of the World dan The Daily Mail.

Karena merasa yakin Blunkett tidak bersalah, Perdana Menteri Inggris, Tony Blair pun membelanya. Proses pembuatan visa sang pengasuh bayi tersebut terbukti selesai 120 hari lebih cepat dari seharusnya. Semua ini berkat pengaruh dari jabatan Blunkett. Lalu pada 15 Desember 2004, Blunkett resmi mengajukan pengunduran diri.

Mengundurkan Diri Karena Telat 1 Menit

Photo: Sikander/Wikipedia

Michael Bates adalah salah satu menteri utama di Inggris. Ia mengundurkan diri hanya karena telat 1 menit saja. Adanya kejadian tersebut sempat membuat kaget para pejabat lain yang sedang duduk bersiap melakukan rapat. 

Ternyata, pejabat yang satu ini melakukan aksi tersebut karena merasa malu atas ketidaksopanan yang telah dilakukan. Alhasil semua yang duduk di meja rapat tersebut menyatakan ketidakrelaan dan penolakan atas aksi Bates ini. Menurutnya, permintaan maaf darinya sudah cukup dan semua mengapresiasi rasa tanggung jawab besar yang dia miliki. 

Mundur Karena Nonton Bioskop

Photo: Fae/Wikipedia

Pada tanggal 10 Oktober 2003, Laila Freivalds resmi mulai menjabat Menteri Luar Negeri Swedia. Ia menggantikan posisi Anna Lindh yang dibunuh oleh seorang pengidap gangguan jiwa. Selain sebagai tokoh senior Partai Sosial Demokrat Swedia, Freivalds pun pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman di era 1990-an.

Namun karir Freivalds harus berakhir pada tahun 2006. Penyebabnya adalah ketika tsunami melanda Aceh dan sebagian wilayah Asia Tenggara pada tahun 2004, ketika kejadian itu telah ramai diberitakan, Freivalds dikabarkan sedang nonton film di bioskop bersama keluarga. Seperti dilkutip dari situs BBC, publik Swedia pun marah besar.

Tindakannya dianggap tidak singgap dalam memantau bencana alam itu. Apalagi setelah ada warga negara Swedia yang menjadi korban tewas tsunami hingga 500 orang. Posisi Freivalds pun semakin tersudut setelah menutup situs berita dari kelompok sayap kanan. Pem-bully-an terhadap dirinya terus berjalan tidak kurang dari dua tahun. Jauh sebelum berakhir masa baktinya, Freivalds memutuskan untuk mengundurkan diri pada 21 Maret 2006.

SHARE