Orgasme dapat menyembuhkan Penyakit ini - Male Indonesia
Orgasme dapat menyembuhkan Penyakit ini
MALE ID | Sex & Health

Salah satu alasan seseorang melakukan hubungan intim adalah guna mencapai puncak kenikmatan tertinggi atau mendapatkan orgasme. Agar memperoleh fase tersebut, baik pria maupun wanita rela menempuh cara apapun.

Male IndonesiaPhoto by Claudia van Zyl on Unsplash

Namun rupanya, selain memberi kenikmatan dan kepuasan, mendapatkan orgasme saat berhubungan intim juga membantu mengatasi masalah kesehatan yang sedang dialami. Benarkah?

Tepat sekali. Beberapa ahli bahkan begitu yakin, bahwa orgasme melalui aktivitas seksual dapat memberikan dampak positif pada sistem kekebalan tubuh. Di samping itu, orgasme juga mencegah serta menghilangkan beberapa penyakit. Inilah penyakit yang dimaksud, MALEnials.

Cegukan
Menurut Ahli kesehatan jantung, Dr. Francis Fesmire, salah satu cara ampuh meredakan cegukan adalah dengan menstimulasi saraf vagus. Yakni saraf yang terdapat pada laring, faring, jantung dan paru-paru. Dan cara terbaik mendapatkan stimulasi tersebut yaitu melakukan hubungan intim.

Sakit Kepala
Anda sedang sakit kepala tak tertahankan? Segeralah bercinta dengan pasangan. Sebuah studi dari The Journal of Cephalgia menunjukkan, bahwa separuh responden yang terlibat dalam penelitian mengaku sakit kepalanya berangsur-angsur hilang setelah orgasme. Hal ini diakibatkan hormon endorfin yang terlepas ketika bercinta.

Flu
Kalau malas pergi ke dokter, Anda bisa mengatasinya lewat cara berhubungan intim. Menurut Alison Richardson, seorang peneliti kesehatan seksual dan konselor, seks secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, imunoglobulin A dan melindungi seseorang dari penyakit flu. 

Penuaan Dini
Hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) yang dilepaskan selama berhubungan seks mampu memperbaiki jaringan tubuh dan membuatnya tampak muda. Hasil dari sebuah studi selama sepuluh tahun yaitu pria yang rutin bercinta tampak 7-12 tahun lebih muda dari usia seharusnya.

Depresi
Seks terbukti membantu kesehatan mental secara drastis. Hal ini didukung oleh studi dari James Coan, Profesor psikologi di University of Virgina di Charlottesville, VA, Amerika. Ia mengatakan, ketika pria berhubungan intim, mereka melepaskan hormon bahagia. Termasuk hormon oksitosin dan endorfin. Hasil studi terbaru menunjukkan, oral seks dapat meredakan depresi hingga menghilang sama sekali karena sperma mengandung zat kimia yang bisa meningkatkan mood, kasih sayang dan sebagai anti depresan.

SHARE