Jangan Bahas Hal ini dengan Pasangan Lewat Chat - Male Indonesia
Jangan Bahas Hal ini dengan Pasangan Lewat Chat
MALE ID | Relationships

Mengirim pesan atau chatting dengan pasangan menjadi alternatif saat ini untuk melepas rindu. Apalagi di masa pandemi seperti ini tentu menjadi hal lumrah, ketika dua sejoli harus banyak berinteraksi via aplikasi chatting.

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Akan tetapi beberapa pasangan memang ada yang sepakat untuk tidak terlalu sering mengirim pesan, bahkan mereka membatasi maksimal dua kali sehari. Bukan karena menentang pentingnya komunikasi, hanya saja kebanyakan chat sering kali menimbulkan kesalahpahaman, berbeda dengan berbicara lewat telepon atau langsung. 

Namun, banyak pasangan yang suka saling mengirim pesan terus-menerus. Jika Anda merupakan tipe yang kedua, melansir Bolde, setidaknya pastikan Anda dan dia menghindari topik ini.

Pertengkaran
Jangan mengulangi perkelahian masa lalu yang pernah dialami melalui fitur chat dan membahasnya pada masalah saat ini. Hindari emosi dan perasaan berapi-api pada pasangan di chat. Ini bisa sangat mengacaukan hari Anda. Tentu, pertengkaran akan sangat mungkin terjadi, namun selesaikan masalah melalui diskusi tatap mata yang hangat.

Masalah Tingkah Laku
Apakah Anda merasakan sikapnya yang aneh tadi malam? Mohon menghindari pesan bertanya seperti "Kamu tadi malam kenapa?". Mungkin saja dia memiliki masalah kerjaan atau pertemanan yang belum siap diceritakan, oleh karena itu abaikanlah ini selama beberapa hari. Jika suasana hatinya telah berubah menjadi ceria, atau bahkan tetap berbeda selama beberapa hari kedepan, maka Anda dapat bertanya secara halus.

Apapun Berkaitan dengan Uang
Masalah uang atau financial merupakan hal yang sensitif, apalagi jika Anda dan pasangan masih sebatas pacaran. Jangan pernah bercerita melalui chat dengan pasangan ketika Anda membutuhkan uang atau baru saja meminjam uang dari orang lain. Selain itu, hindari pula mengajukan pertanyaan tentang uang pada si dia. Jika ini terasa sangat penting, lebih baik dibicarakan dengan tatap muka.

Rencana Masa Depan
Jika Anda berpikir untuk pindah kota, mendapatkan apartemen baru, mengadopsi hewan, Anda harus menunggu diskusi bersama pasangan lebih lanjut. Anda seringkali menganggap semua percakapan sepele dan dapat dibicarakan melalui ketikan, namun ini tak berlaku untuk topik yang mendalam. Terutama jika ini menyangkut kehidupan masa depan.

Mengakhiri Hubungan
Anda dapat memikirkan tentang putus dengan pasangan kapan saja. Haruskah Anda mengirim pesan tentang pikiran itu? Jangan! Selain fakta mendiskusikan putus dengan pasangan melalui teks itu tidak sopan, ini akan semakin merusak kredibilitas hubungan Anda dengan pasangan. Putus seseorang tidak semudah mengirim pesan ketika membuat janji kencan.

SHARE