Film Bisu Berkualitas yang Wajib Anda Tonton - Male Indonesia
Film Bisu Berkualitas yang Wajib Anda Tonton
MALE ID | Entertainment

Apakah MALEnials pernah menonton film bisu alias tanpa suara? Barangkali Anda akan merasa heran, apabila di era modern seperti sekarang Anda ‘dipaksa’ menyaksikan adegan tanpa berisi suara atau dialog sedikitpun.

Male Indonesia
Image by skeeze from Pixabay

Pada dasarnya, film merupakan hiburan favorit masyarakat di seluruh dunia, sejak dulu hingga sekarang. Dari film berwarna hitam putih sampai yang full colour, film senantiasa mendapat tempat tersendiri di hati pecintanya.

Selama 40 tahun pertama kelahiran industri perfilman, rupanya belum ada film menggunakan audio atau dialog di antara pemainnya. Penonton cuma bisa memahami jalan cerita melalui gestur sang aktor dan aktris.

Anda sudah penasaran terkait judul filmnya? Baiklah, tanpa berlama-lama lagi, inilah 6 film bisu zaman dulu yang tidak boleh Anda lewatkan.

Nosferatu (1922)

Nosferatu adalah film bisu asal negeri Jerman yang dianggap sebagai karya cukup berpengaruh di dunia perfilman. Film bergenre horor ini menceritakan tentang Drakula yang akhirnya dilarang tayang. Setelah sempat menghilang dari peredaran, Nosferatu berhasil dibuat kembali pada tahun 1929 dan menempati peringkat 21 di The 100 Best Film of World Cinema.

Metropolis (1927)

Metropolis menjadi film bergenre sci-fi terbaik untuk film tanpa dialog yang pernah ada. Disutradarai oleh Fritz Lang, film bercerita tentang krisis sosial antara atasan dan para pekerja. Karena satu dan lain hal, beberapa adegan mesti dipotong dan mendapat banyak sensor sebelum dirilis secara resmi pada 1927. 

The Gold Rush (1925)

The Gold Rush masih menjadi salah satu film paling berkesan yang disutradarai oleh Charlie Chaplin pada tahun 1925. Film ini sempat memperoleh penghargaan bergengsi yaitu Best Sound Recording and Best Music ketika dirilis ulang di tahun 1942.

The Lodger (1927)

Dirilis pada tahun 1927, film berjudul The Lodger karya Alfred Hitchcock dipersonifikasikan dalam sosok pembunuh berantai di London, ‘The Avenger’ yang menargetkan wanita berambut blonde guna dihabisi setiap hari Selasa malam. .

City Lights (1931)

City Lights disutradarai dan dibintangi oleh Charlie Chaplin, sekaligus menjadi film terakhirnya yang dirilis di tahun 1931. Banyak penikmat film menganggap City Lights sebagai film bisu terbaik yang pernah diperankan Chaplin. Film bercerita tentang dirinya yang menyukai wanita cantik seorang tunanetra, serta bersahabat dengan jutawan pecandu alkohol.

The General (1926)

The General kerap disebut-sebut sebagai film ‘tersunyi’ yang pernah ada. Pasalnya, nyaris tak ada suara sedikitpun sejak awal cerita. Film tersebut adalah keseluruhan gambaran yang terjadi selama Perang Sipil Amerika disertai aksi, petualangan dan komedi.

SHARE