Hal Sepele Ini Bikin Marquez Absen Panjang - Male Indonesia
Hal Sepele Ini Bikin Marquez Absen Panjang
MALE ID | Sport & Hobby

Marquez tidak hanya akan absen di MotoGP Republik Ceko 2020, tetapi juga pada dua seri berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, 16 dan 23 Agustus mendatang. Sebelumnya, Marquez sudah absen pada dua balapan pertama musim ini yang berlangsung di Sirkuit Jerez, yakni seri Spanyol dan Andalusia.

Photo: MatteoNL97/Wikipedia

Marquez secara keseluruhan absen pada lima balapan pertama musim ini. The Baby Alien kemungkinan besar baru bisa membalap lagi di MotoGP San Marino 2020. Balapan itu akan berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu 13 September 2020.

Hal itu membuat Marquez kehilangan banyak poin pada awal musim ini. Pembalap berpaspor Spanyol itu pun menghadapi tantangan lebih besar untuk mempertahankan gelar juaranya. Peluang Marquez menjuarai MotoGP 2020 tetap ada, tetapi tidak sebesar sebelumnya.

Gara-Gara Buka Jendela
Absennya dalam laga yang telah disiapkan, karena Marquez belum pulih 100 persen usai menjalani operasi kedua pada lengan kanannya yang patah. Operasi dilakukan karena pelat titanium pada lengan kanan Marquez rusak.

Manajer tim Repsol Honda Alberto Puig mengungkapkan momen juara MotoGP, Marc Marquez mematahkan pelat titanium yang menopang lengannya yang retak. Dia mengungkapkan bahwa The Baby Alien mematahkan pelat titanium tersebut lantaran patah tulang di lengan kanannya bukan saat dia mencoba untuk bangkit atau melakukan latihan yang terlalu berat jelang balapan di Grand Prix Republik Ceko, akhir pekan ini.

"Itu kecelakaan domestik kali ini karena dia mencoba membuka jendela dan dia tiba-tiba merasa sangat kesakitan. Kami lantas memeriksanya ternyata pelat titanium tersebut rusak," ungkap Puig dikutip dari Crash.

Puig menjelaskan ini mungkin disebabkan setelah semua tekanan yang dia alami di lengan. Tapi mengapa Marquez hadir pada seri kedua di Sirkuit Jerez, dia membeberkan itu terjadi lantaran pemilik nomor 93 itu sudah mendapatkan izin dari tim dokter untuk melakukan perjalanan.

"Tetapi mereka (dokter) tidak pernah memberi tahu kami bahwa piringnya bisa pecah. Jika kami memiliki info ini mungkin, dia tidak akan pergi ke Jerez atau Honda tidak akan memberinya kesempatan untuk berkendara," kata Puig.

"Balapan adalah olahraga yang berbahaya, tetapi hal ini tidak terjadi di Jerez. Itu terjadi di rumahnya. Jadi jika Anda melihatnya seperti ini, maka ini bukan karena ia mengendarai motor di Jerez. Tapi memang benar bahwa ketika Anda menjalani operasi dan Anda stres pada beberapa bagian yang cedera, jelas itu lebih membuat stres daripada tidak melakukan apa-apa. Tapi olahragawan profesional dibayar untuk tampil dan itulah yang dia coba," pungkas Puig.

SHARE