Faktor yang Membuat Hubungan Anda Berakhir - Male Indonesia
Faktor yang Membuat Hubungan Anda Berakhir
MALE ID | Relationships

Penyebab hubungan berakhir antara sepasang kekasih bisa bermacam-macam. Antara lain terjadinya perselingkuhan, perbedaan keyakinan, faktor keluarga serta masih banyak lagi. Beberapa faktor tersebut merupakan sudut pandang orang awam pada umumnya.

Male IndonesiaPhoto by Manuel Meurisse on Unsplash

Lalu bagaimana jika faktor yang menyebabkan hubungan berakhir dipandang dari sisi ilmiah? Seorang psikolog bernama Profesor John Gottman telah melakukan riset selama berpuluh-puluh tahun terkait hal itu.

Seperti dilansir dari independent.co.uk, sebuah riset menyatakan bahwa sekitar 93,6% pasangan akan berakhir dengan perpisahan jika mereka melakukan empat macam perbuatan. Keempat perilaku ini menyulitkan sepasang kekasih yang hendak membangun hubungan erat apalagi berniat menyudahi konflik.

Kira-kira seperti apa empat perbuatan atau sikap yang dimaksud? Berikut penjelasan singkatnya.

Menghina Pasangan
Ketika seseorang menghina pasangannya, Profesor Gottman menyatakan hal ini sebagai salah satu faktor yang menyebabkan hubungan berkahir. Bahkan bagi yang sudah menikah berpotensi mengakibatkan perceraian. Contoh perbuatan menghina antara lain sarkasme, meledek nama atau merendahkan melalui gerakan mata akan membuat pasangan merasa tidak dihargai.

Kritik Terus Menerus
Dalam setiap hubungan, tentu ada masa dimana Anda merasa jenuh dan melontarkan keluhan. Meski demikian, perhatikan seperti apa keluhan atau kritik yang Anda katakan. Jangan mengutarakan kritik bersifat destruktif kepada pasangan. Lebih baik belajar dan mengoreksi kesalahan tersebut.

Bersikap Defensif
Orang yang memiliki sikap bertahan selalu membuat alasan mengenai perbuatannya. Apabila hal ini terus berulang, bisa disinyalir akan menyebabkan runtuhnya suatu hubungan. Pasangan yang baik harus saling mendukung tanpa menyalahkan salah satu pihak.

Memutus Komunikasi
Poin terakhir sekaligus faktor utama yang membuat hubungan hancur ialah memutus komunikasi satu sama lain secara disengaja. Entah salah satu di antara Anda berdua, atau justru keduanya seolah membangun tembok tinggi. Dalam jangka panjang, putusnya komunikasi akan berujung pada berakhirnya hubungan dan meninggalkan sakit hati.

Di akhir penjelasannya, Gottman menegaskan supaya hubungan Anda tahan lama, Anda wajib menjalin persahabatan bersamanya. Ketika persahabatan semakin erat, Anda maupun si dia menjadi terbiasa menerima kode yang hanya diketahui Anda berdua dan mampu menangkapnya secara tepat. Tidak ada lagi namanya salah paham.

SHARE